Sabtu, 02 April 2016

Sowan Pemuda ke Komunitas CCE



Duta Afendi (sweater merah) sedang mendongeng di aula CCE (dok.Pena)

Salah satu program rutin devisi sosial PENA adalah Sowan Pemuda. Sowan Pemuda adalah kegiatan kunjungan ke berbagai tokoh atau komunitas yang memiliki visi dan misi yang senada dengan komunitas PENA untuk membangun sinergitas dan saling berbagi pengalaman. Pada hari Jum’at, 26 Maret 2016 pukul 10.30 sampai 14.30 WIB diadakan kunjungan ke komunitas CCE (Charity of Children Education). Sowan kali ini dilakukan oleh duta Mahdi, Bagir, Ahmed, Afendi, Ain, Bela, Mela, Zainab dan Nadhira. Dalam kegiatan sowan ini, para duta bertemu dengan para volunteer komunitas CCE, diantaranya Kak Dwi, Kak Risma, Kak Dewi, dll.

Komunitas CCE adalah sebuah komunitas yang terdiri dari mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Jabodetabek yang peduli terhadap pendidikan anak-anak kurang mampu. Komunitas ini terbentuk pada tahun 2012, berawal dari kepedulian para mahasiswa yang terbentuk dalam komunitas entrepreneur yang ingin membeli botol bekas ke kampung pemulung di daerah Kebagusan, Jakarta Selatan. Niat mereka yang hanya ingin membeli botol bekas berubah menjadi gerakan sosial untuk membantu permasalahan pendidikan di kampung pemulung tersebut. Kepedulian mereka muncul ketika mendatangi langsung perkampungan tersebut. Disana mereka “dicurhati” oleh warga sekitar tentang anak-anak mereka yang banyak putus sekolah, dan sulit mengenyam pendidikan.

Di tahun ini, komunitas CCE di daerah Kebagusan ini sudah memiliki sekitar 30 adik asuh dari usia 4-15 tahun. Mereka memiliki sebuah basecamp tempat menyimpan barang-barang dan buku-buku serta satu petak ruangan yang dijadikan sebagai aula. Selain kelas belajar di Kebagusan, mereka juga memiliki kelas cabang di daerah lain, seperti Pejaten, Cilandak dan Jatayu. Tujuan kegiatan Sowan Pemuda sendiri yaitu membangun relasi serta belajar dari pengalaman target. Kami pun mendapat banyak pelajaran tentang bagaimana membangun sebuah gerakan peduli pendidikan seperti yang dilakukan oleh komunitas ini. 

Foto bersama dengan Komunitas CCE (dok.Pena)
Setelah berbincang-bincang dengan kakak-kakak asuh CCE, kami menunaikan sholat Jum’at di masjid terdekat. Setelah sholat Jum’at, kami mengadakan kegiatan dengan adik-adik asuh CCE.  Kegiatan ini dipandu oleh duta Mela, yang dimulai dengan sesi perkenalan, baik dari adik-adik asuh maupun dari duta-duta PENA. Setelah itu, ada duta Efendi yang menceritakan beragam dongeng dan kisah-kisah Nabi. Lalu adik-adik diminta untuk menyampaikan pesan dari dongeng dan kisah-kisah yang telah diceritakan. Kegiatan bersama anak-anak ini dimulai sejak pukul 13.00 sampai 14.30 dan berlangsung dengan sangat hangat dan antusias. Di akhir kunjungan kami ini, kami memberikan cinderamata kepada kakak-kakak asuh CCE dan diakhiri dengan foto bersama.

Cinderamata yang kami berikan adalah sebuah sebuah poster bertuliskan kalimat sederhana dari Malala Yousafzai, peraih nobel perdamaian termuda. “With guns, you can kill terorists. With education, you can kill terorism.” Kalimat ini menyatakan betapa pentingnya pendidikan bagi umat manusia. Beruntunglah bagi kita yang masih bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi. Dan merupakan tanggung jawab kita untuk saling bahu membahu mewujudkan pendidikan yang layak bagi setiap anak bangsa.

Dari kunjungan ke komunitas ini, para duta PENA belajar banyak hal. Seperti yang dikatakan oleh kakak-kakak asuh CCE, “ada suka-dukanya”. Ruang belajar yang diterjang banjir, bahkan digusur pun sudah pernah mereka rasakan selama ini. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mengulur tangan. “Anak-anak pemulung itu adalah adik-adik kita” itulah motivasi yang tersimpan dibalik kegigihan mereka sampai saat ini. Selain itu, dengan berinteraksi langsung di lingkungan “kumuh” tersebut, jiwa kita  menjadi jiwa yang menghargai setiap hal yang kita miliki, baik makanan, rumah, apalagi pendidikan.

Selain mendapat pengalaman dari komunitas CCE, para duta juga berharap dapat bekerjasama di lain kesempatan. Seperti jika PENA ingin mengadakan kegiatan sosial bisa mengundang kakak asuh CCE untuk berpartisipasi, begitu pun sebaliknya. Semoga komunitas ini dapat menjadi inspirasi bagi para duta untuk bergerak membantu sesama. [Bbd/12]

0 komentar

Posting Komentar