Yaa Imam Husain..
Telah kau sempurnahkan agama Kakek mu( Muhammad)
Tetesan darah mu menembus cakrawala
Alam semesta merintih, menjerit, merontak
Menyaksikan terpenggalnya kepala mu..
Pedang yang menyayat mu menangis pilu
Tombak yang tertancap dikepalamu memberontak.
Engkau di bunuh, tanpa melakukan dosa
Cahaya itu menjadi pertanda kemuliaan mu
Langit gelap itu menjadi pertanda
Alam semesta merintih pilu menyaksikan pembantaian mu
Dan kuda yang meratap itu menjadi pertanda, kebaikkanmu
Tidakkah merekah sadar ?
Semesta bergetar karena kelurga kakek mu(Muhammad)
Demi keagungan keluarga Muhammad gugusan-gugusan bintang yang tertata rapih
akan berjatuhan
Dan gunung-gunung yang begitu kokoh akan hancur lebur.
Maka sesunggunhnya aku beriman kepada kakek mu Muhammad
Selalu ku hanturkan sholawat kepadanya
Jika dengan mencintai keluarga Mu adalah suatu kesalahan
Niscaya aku tak akan pernah keluar dari kesalahan itu
Yaa Imam Husain..
Dan sampaikanlah salam rinduku untuk kakek mu(Muhammad)
Telah kau sempurnahkan agama Kakek mu( Muhammad)
Tetesan darah mu menembus cakrawala
Alam semesta merintih, menjerit, merontak
Menyaksikan terpenggalnya kepala mu..
Pedang yang menyayat mu menangis pilu
Tombak yang tertancap dikepalamu memberontak.
Engkau di bunuh, tanpa melakukan dosa
Cahaya itu menjadi pertanda kemuliaan mu
Langit gelap itu menjadi pertanda
Alam semesta merintih pilu menyaksikan pembantaian mu
Dan kuda yang meratap itu menjadi pertanda, kebaikkanmu
Tidakkah merekah sadar ?
Semesta bergetar karena kelurga kakek mu(Muhammad)
Demi keagungan keluarga Muhammad gugusan-gugusan bintang yang tertata rapih
akan berjatuhan
Dan gunung-gunung yang begitu kokoh akan hancur lebur.
Maka sesunggunhnya aku beriman kepada kakek mu Muhammad
Selalu ku hanturkan sholawat kepadanya
Jika dengan mencintai keluarga Mu adalah suatu kesalahan
Niscaya aku tak akan pernah keluar dari kesalahan itu
Yaa Imam Husain..
Dan sampaikanlah salam rinduku untuk kakek mu(Muhammad)

0 komentar
Posting Komentar