About Us

Pena adalah singkatan dari Pemuda Nusantara. Komunitas ini dibentuk pada tahun 2014. Pemuda Nusantara adalah komunitas pemuda yang bergerak di bidang intelektual, keagamaan dan sosial.

Anniversary

Semarakkan Perayaan Hari Ulang Tahun Komunitas Pemuda Nusantara yang pertama!!! Mari hadiri Perayaan Ulang Tahun Komunitas Pemuda Nusantara (PENA).

The Green Patriot

The Green Patriot adalah kegiatan penghijauan yang diprakarsai oleh divisi sosial Pemuda Nusantara.

Berkawan Dengan Kesulitan

Di Balik Kesulitan Ada Kemudahan Bukankah sudah kulapangkan dadamu, kuturunkan beban berat dipundakmu, dan kumuliakan namamu? Sungguh, bersama kesulitan selalu ada kemudahan.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Selasa, 13 Desember 2016

Sowan Pemuda Nusantara ke Rumah Dr. Kholid al-Walid

 

Jakarta, 13/12/16.

Salam Sejahtera, para duta hari ini devisi sosial PENA melaksanakan program Sowan yang memang sudah rutin dilaksanakan pada bulan-bulan sebelumnya, untuk sasaran Sowan tadi pagi adalah rektor kampus kita yaitu Dr. Kholid Al-Walid. adapun kegiatan tadi pagi, sebagaimana Sowan lazimnya berkunjung ke rumah beliau yang tepatnya berada di daerah Tamansari Puri Bali, Bojongsari, 
Depok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan support moril ataupun wejangan dan kritik juga saran.
Adapun pesan yang dapat kita cermati bahwa "manusia dimana pun ia berada pasti akan cenderung kepada fitrahnya, walaupun saat ini sedang marak penyebaran kebencian, hanya ingin menerima pendapat yang sama dengan mereka, saat mengetahui sedikit berbeda spontan menganggap orang lain salah, tapi ingat bahwa manusia akan selalu cenderung pada fitrahnya dan kebencian bukanlah fitrah manusia". Fitrah manusia adalah mencintai keindahan, kebaikan, kenyamanan. Maka akan ada waktunya manusia akan muak dengan segala kebencian yang sebenarnya tak ia ketahui alasannya".




Sabtu, 10 Desember 2016

Gerakan Anti Amnesia Buku


 Dengan memperhatikan rendahnya minat baca anak – anak di Indonesia, pada hari Sabtu, 24 September 2016 Komunitas Pemuda Nusantara (PENA) bermitra dengan Dana Mustadhafin mengadakan sebuah program yakni Gerakan Anti Amnesia Buku yang bertemakan “Membaca Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”. Program tersebut bertujuan untuk melawan rendahnya minat baca anak – anak, dengan cara menggugah kesadaran masyarakat serta memfasilitasi buku - buku yang dibutuhkan.

Pada kesempatan kali ini Kegiatan diselenggarakan di laboratorium Taman Teknologi Pertanian dan Peternakan, Desa Cigombong, Kabupaten Bogor. Alasan dipilihnya lokasi tersebut adalah bentuk apresiasi seseorang yang bernama Dedeh Zainab, dengan keiklasannya membimbing anak – anak sekitarnya dengan mengoptimalkan perpustakaan di laboraturiun agar anak – anak gemar membaca. Ada sekitar 60 anak – anak mulai dari TK sampai dengan SMP yang menjadi binaannya. Selain memotivasi untuk gemar membaca, anak – anak juga mendapatkan beberapa materi. Antara lain materi yang diberikan adalah : pendidikan akhlak, agama, mengaji alqur’an, tata cara wudhu, tata cara shalat, sejarah para Nabi dan Rasul dll dan pembinaan dilakukan selepas anak – anak pulang sekolah.

Panitia berangkat dari Jakarta yang terdiri dari Komunitas PENA (Pemudan Nusantara) dan Dana Mustadhafin yang berjumlah 20 orang, kebanyakan panitia adalah para mahasiswa. Tiba di lokasi rombongan langsung disambut oleh Ibu Dedeh Zainab sebagai Manager laboratorium serta anak – anak binaanya. Setelah diawali perkenalan dengan anak – anak, kemudian panitia program Gerakan Amnesia Buku membagi para peserta menjadi beberapa kelompok, dan tiap kelompok mempunyai seorang mentor.
 

Selanjutnya panitia melombakan setiap kelompok untuk berkompetisi dengan didampingi para mentor, perlombaannya antara lain adalah menyusun kata – kata, kuis cerdas cermat, membuat yel-yel yang menginspirasi dan menontn film dokumenter. Perlombaan tersebut bertujuan untuk mendorong kreatifitas dan pengetahuan anak-anak. Setelah lomba, acara dilanjutkan dengan makan siang bersama-sama untuk meningkatkan keakraban dan rasa kekeluargaan dengan seluruh peserta.

Acara ditutup dengan pemberian hadiah bagi para pemenang serta pemberian buku kepada seluruh anak-anak serta sumbangan buku untuk koleksi perpustakaan. Bu Dedeh Zainab dalam sambutan penutupnya menyampaikan terima kasihnya kepada panitia atas inisiatifnya membuat kegiatan seperti ini dan semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkesinambungan dan berkelanjutan.



Happy Gruaduate Duta Pena

Sabtu (03/12/2016), Sekolah Tinggi Filsafat Islam Sadra (STFI Sadra) meluluskan 115 wisudawan dan wisudawati dari jenjang Strata 1 (S1) dan Strata 2 (S2). Pelaksanaan upacara wisuda semester ganjil 2015/2016 ini berlangsung di gedung STFI Sadra, Jakarta Selatan.

 Wisuda perdana ini dihadiri oleh wisudawan/i beserta orangtua/wali wisudawan/i, yang bertemakan “Kontribusi Sarjana Muslim dalam Membangun Peradaban Islam di Nusantara”. Dr. Kholid Al Walid selaku Ketua STFI Sadra membuka agenda Sidang Senat Terbuka dan prosesi wisuda secara langsung.
 
Dilanjutkan dengan pidato oleh Prof. Dr. Sayyed Mufid yang berpesan kepada wisudawan dan wisudawati bahwa kelulusan dalam Islam bukan berarti bermakna ujung atau akhir dalam perjalanan mencari ilmu.

Di samping itu, Beliau berharap bahwa kelulusan ini adalah sebagai sebuah tahapan dari kehidupan para wisudawan wisudawati, menjadi titik mula perubahan besar dan kemajuan dalam kehidupan ilmu moral dan sosial.
Beliau menambahkan bahwa Islam kini sedang berada dalam persimpangan sejarah yang amat menentukan di mana aliran-aliran pemikiran timur dan barat tidak menghasilkan sesuatu, kecuali dekadensi sosial. Namun, dunia Islam kini tengah bangkit kembali dan kebangkitan ini sifatnya menyeluruh. Melalui momentum kebangkitan ini, kita harus membangun peradaban baru Islam dengan ajaran Islam dan Al-Quran. Karena itu, kita harus bisa mewujudkan cita-cita mulia.

Kami dari komunitas Pemuda Nusantara mengucapkan "Happy Gruaduate" terkhusus kepada para Duta yang telah mencapai gelar strata satu. Semoga pencarian Ilmu kalian tidak berhenti sampai di sini saja, masih banyak yang harus kalian korbankan untuk perjalanan selanjutnya. Karena hadis mengatakan "Tuntutlah ilmu hingga liang lahat". Jangan berhenti di sini, teruslah gapai cita-cita kalian, teruslah berjuang, kepakan sayap kalian dengan membawa harum komunitas Pemuda Nusantara dan jadilah insan kamil. Kami semua di sini akan terus mendoakan kalian. Semua kontribusi yang kalian berikan kepada komunitas Pemuda Nusantara tidak akan pernah kami lupakan. 

Sekali lagi kami ucapakan, "Happy Gruaduate" selamat berkhidmat untuk masyarakat nusa dan bangsa!


#SalamPena
#KamiDutaPantangHina
#PemudaNusantara